ReviewReviewReviewThe Cure (Self-Titled)Apr 25, '06 11:42 PM
for everyone
Category:Music
Genre: Other
Artist:The Cure
End of June 2004..sebenernya, isu album baru ini naik ke permukaan setelah Greatest Hits. Waktu itu, gw berharap bahwa kapanpun rilisan baru dari The Cure rilis semoga bukan hanya jadi sekedar pelengkap koleksi atau sekedar wujud eksistensi bahwa the cure masih eksis di th 2000an. Meski bbrp kali mereka mengklaim akan bubar.

bbrp poin yg sebelumnya membuat gw jadi pesimis :

- ketika the cure akhirnya lepas dr polydor dan memilih/dipilih ross robinson as a producer. apa yg akan terjadi pada the cure? slipknot? at the drive in? at the drive in is good tapi gw akan nyengir parau kalo the cure jadi kaya ATDI (hey, At The Drive In rules!)

- ketika tau album barunya akan hanya dinamakan the cure. as a simple as that. hilang ide? in many interview they're proclaimed "kalo ga suka album ini kita namakan the cure, maka lo ga suka the cure". bukan penjelasan, aight?

- artwork albumnya yg digambar oleh segerombolan keponakan2 Robert Smith. Menurut beberapa temen, artworknya lucu. but it's carry.. horrorable enough for me. look at the smile and more inside hhiii..

ok, review kecil2an berikut mungkin akan terdengar agak subyektif:

THE CURE
s/t
Geffen Records
Universal Music Indonesia

Apa yang diharap dari sebuah band yang telah melewati 3 dekade lebih dengan total full album di atas 10 rilisan? Metamorfosa dari akhir 70an sampai fase Bloodflowers yang penuh akan kompleksitas pemikiran telah dilalui. The Cure self-titled seperti ingin mengulang kejayaan tanpa kesan terbeban. Ditambah, keunikan dan warna yang nampak pada artwork sampul album ini mencoba merambah daya khayal. Lost, weird opening with deep anger-geram pada track pembuka. Jika di paruh 80an beberapa lirik dan musik The Cure sempat mengalir dalam suasana Jepang yang pekat, maka pada lagu Labyrinth isian gitar disertai dominan bas khas Simon Gallup merupakan teman alternatif untuk menemani perjalanan dari Bandar Abbas ke Nhava Sheva.

Konsekuensi logis yang mungkin sudah disadari bahwa ketika The Cure berdampingan dengan seorang produser berkhasanah metal Ross Robinson, maka lirik yang konfrontal, current politic issue seperti pada Us or Them akan menjadi sesuatu yang dianggap sah-sah saja. This is one of heavier tone delivered by them, meski terkesan seperti extended version dari sebuah lagu berdurasi panjang dari Bloodflowers.

Ke -9 lagu lainnya mengetengahkan lirik-lirik tipikal sang frontman. Elaborasi matang dari percampuran era album Faith sampai Kiss Me Kiss Me Kiss Me tanpa ramuan multi eksperimental instrumen pada The Top, dilanjuti catchy pop of of Wish sampai out of space Bloodflowers. Tapi tidak terprediksi akan semainstream album Wish.

Album ini bukan hanya semata diotaki Robert Smith, masing-masing personil nampak berbagi porsi. Mungkin karena ini pulalah, melodius gitar yang menjadi one good remark untuk The Cure nyaris tak terberi. Di sisi lain, a credit for Jason Cooper di belakang drum yang memposisikan dirinya bukan lagi sekedar pelengkap The Cure.

Coba teropong penutup cantik Going Nowhere, titian tuts dari Roger sounds so great, gitar akustik, short track with a very-very short and to the point lyric. Ini adalah track terakhir yang seperti di set supaya bikin nagih and need some more.

Ya, di usia mereka-seems like The Cure NEVER thought to slowing down dan hanya mengubur diri dalam kamar. But I don't know, been re-ensure my self.. gave this stuff only 3 stars out of 5.

sesiapapun who loves The Cure, you are pleased to join forum penyuka The Cure lokal lostwishes@yahoogroups.com ada diskusi kecil-kecilan tentang The Cure dan sedikit ekses lainnya di situ.

14 CommentsChronological   Reverse   Threaded
thehero wrote on May 19, '06
punya mp3 the cure yang trust? share dunk..:)
wiryanata wrote on Jun 28, '06
gue suka album ini. walau ga ada satupun judul lagu maupun lirik yang bisa gue inget...
biasa dipake buat tidur,..

indrianasusilowati wrote on Jun 28, '06
brarti album ini jadi kaya obat tidur ya, ric.
originalshit wrote on Jul 14, '06
there is no if ....is so awesome...
indrianasusilowati wrote on Jul 14, '06
wah ini ada penikmat album bloodflowers rupanya
originalshit wrote on Jul 14, '06
secara the cure...

harus selalu dinikmati...

liat sisi baiknya... :P
indrianasusilowati wrote on Jul 16, '06
bloodflowers gw suka kok. musti spare waktu full & konsen dengerin satu album ini biar dpt klimaksnya. *or is it only me? :)*
originalshit wrote on Jul 16, '06
ga kok...

gw juga album blood flowers dengerin pertama ga suka..
trus lama ga gw denger2in...
setelah gw dengerin lagi baru gw bisa "nangkep" maksud mr.smith...
indrianasusilowati wrote on Jul 16, '06
bisa "nangkep" maksud mr.smith...
being old, become wiser? :)
originalshit wrote on Jul 16, '06
being old, become wiser? :)
maybe...someday??? :)
indrianasusilowati wrote on Jul 16, '06
haha.. oldernya mah udah kale. wisernya belooon..
originalshit wrote on Jul 16, '06
hehehehehe
oduls wrote on Apr 26, '07
hahahahahhahahhahaha.....fascination street ah...
hello indri.....
curecurecure
indrianasusilowati wrote on Apr 27, '07
halo juga, oduls.. oduls member LW nih ya?
Add a Comment
How would you rate this title? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help